6 Minuman yang Harus Dihindari untuk Diet yang Baik

Saat berdiet, tak hanya makanan tapi kamu juga harus menghindari minuman yang bikin gemuk. Setelah kemarin kita membahas mengenai cemilan yang bagus untuk diet, kini saatnya kita mencari tahu jenis-jenis minuman yang sebaiknya kamu hindari pada saat berdiet.

Kenapa kita harus memperhatikan jenis minuman yang dikonsumsi?

Karena tidak hanya berfokus pada banyaknya kalori yang masuk ke dalam tubuh, kamu juga harus memperhatikan jumlah gula yang kamu konsumsi. Jadi tak hanya pola makan saja, tapi kamu juga harus menghindari minuman bikin gemuk untuk mendapatkan berat badan idealmu. Β Selain itu terkadang minuman adalah kalori yang tersembunyi, dipikir hanya satu gelas saja tau-tau bisa 500 kalori dan tanpa gizi hanya gula semua

Lalu apa saja sih jenis-jenis minuman yang sebaiknya tidak kamu konsumsi pada saat berdiet. Simak yuk selengkapnya di bawah ini!

Minuman bersoda

Soda menjadi minuman pantangan pertama untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan. Ya minuman bersoda bikin gemuk karena mengandung terlalu banyak gula dan kalori tinggi. Bahkan menurut penelitian satu botol minuman soda mengandung tujuh hingga sembilan sendok gula lho. Serem banget ya!

Pada saat kamu mengonsumsi soda bersama dengan makanan maka kalori yang masuk ke dalam tubuh akan semakin banyak. Kamu nggak mungkin dong cuma minum soda aja, pasti minuman soda jadi teman menu makan siang atau makan malammu. Kebayang dong double kalori dan gula yang masuk ke dalam tubuh kamu.

Kalau soda diet gimana?

Sama aja! Ada baiknya tetap menghindari segala macam jenis soda termasuk soda diet. Karena ternyata gula yang terkandung di dalam soda tidak menggunakan gula asli tapi pemanis buatan (artificial sweeteners) yang kadarnya sangat tinggi dan mempunyai efek dapat menggemukkan badan.

Menurut penulis buku Sugar Detox, Brooke Alpert, bahaya mengonsumsi pemanis buatan sangatlah menakutkan. Yaitu merangsang kadar insulin dalam tubuh yang membuat tubuh kamu lebih lambat mencerna lemak. Waaaah, kamu yakin masih mau mengonsumsi minuman bersoda?

Minuman dalam kemasan

Saat sedang berada di luar rumah, cuaca yang panas dan lembab membuat kamu ingin minum sesuatu bukan? Terkadang tanpa kamu sadari kamu akan memilih minuman dingin bikin gemuk yang rasanya menyegarkan, salah satunya adalah minuman dalam kemasan. Ya, minuman dalam kemasan ada banyak ragamnya, mulai dari teh dalam kemasan, jus buah dalam kemasan hingga minuman berenergi.

Sama seperti soda, kandungan pemanis buatan dalamnya ternyata sangatlah tinggi. Belum lagi kandungan senyawa kimia lainnya seperti perasa buatan dan pengawetnya tidak hanya menambah berat badan kamu tapi juga berbahaya bagi kesehatan tubuh. Jadi sebaiknya pastikan kamu membawa air putih sendiri atau kalau harus terpaksanya membeli, lebih baik pilih membeli air mineral yang lebih dibutuhkan oleh tubuh.

Minuman kemasan disini termasuk jus jus kemasan yang menurut kamu sehat, jujur semua jus kemasan rata-rata menggunakan konsentrat buah (tidak alami hanya diambil rasanya saja) dan mengandung tinggi gula

Es teh manis

Siapa tidak suka minum es teh manis? Minuman yang satu ini adalah pasangan yang tepat untuk berbagai makanan yang kamu konsumsi mulai dari baso, mie ayam, ayam goreng atau apa pun itu. Namun ternyata dibalik kesegaran es teh manis, terkandung kadar gula dan kalori yang sangat tinggi sehingga sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi bagi kamu yang sedang menjalankan program diet.

Tidak percaya dengan tingginya kadar gula dan kalori di dalam es teh manis? Sebuah penelitian menyatakan kalau dalam segelas es teh manis terkandung 20 gram gula dan 100 kalori. Percuma diet dong, kalau kamu meminum es teh manis dengan kandungan gula dan kalori segitu besar bukan?

Tapi ada sedikit alternatif nih kalau buat es teh addict. Agar lebih sehat, konsumsilah es teh tanpa gula atau es teh tawar. Kalau kamu tidak bisa meminum es teh tawar, kamu bisa tambahkan pemanis melalui perasan lemon. Jadi es teh kamu akan tetap manis, segar namun sehat.

Minuman tinggi gula

Beware buat kamu pecinta kopi tetapi sedang berdiet untuk menurunkan berat badan. Beberapa varian kopi seperti vanilla latte atau caramel macchiato ternyata mengandung gula dan kalori yang sangat tinggi dan sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi pada saat kamu berdiet.

Apalagi kalau kamu meminum vanilla latte dan memesan beraneka macam pastries sudah pasti dietmu akan gagal.

Jadi bagaimana untuk tetap bisa mengonsumsi kopi tapi tidak menghancurkan diet?

Hindari semua jenis kopi yang dibuat bersama dengan susu atau krim kocok. Pilihlah kopi hitam dengan sedikit gula menjadi minuman teramanmu. Intinya , semua kopi tanpa gula atau syrup itu tidak masalah .

Bila kamu tidak tahu 1 blended coffee yang di coffee shop terkenal misalnya kalori nya bisa mencapai 600 – 800 kalori loh

Smoothies dan jus buah

Beberapa dari kamu pasti beranggapan kalau smoothies dan jus buah adalah minuman yang sehat karena mengandung buah. Namun sepertinya kamu harus berpikir ulang, karena kandungan gula, susu atau es krim yang dicampurkan pada smoothies atau jus buahmu ternyata mengandung kalori yang tinggi.

Untuk jus buah, terutama yang ada dalam kemasan saja mengandung empat hingga lima sendok makan pemanis buatan. Kebayang dong berapa banyak kadar gula dan kalorinya?

Bahkan faktanya kalau kamu mengonsumsi satu atau dua gelas smoothies per hari di resto favoritmu, akan merusak diet dan membuat berat badanmu naik.

Jadi gimana dong biar bisa tetep minum smoothies dan jus buah tapi diet tetep jalan?

jawabannya cuma satu, buat sendiri smoothies dan jus buahmu. Untuk smoothies kamu bisa mengecek kadar susu dan es krim yang kamu pakai, kalau perlu kamu bisa ganti susu full cream dengan susu almond yang lebih sehat dan pangkas es krimnya. Sedangkan untuk jus buah kamu bisa mengganti gula dengan madu sebagai pemanis. Kamu juga bisa mengganti es krim dengan yoghurt

Dijamin smoothies dan jus buah tidak hanya lebih sehat tapi juga lebih enak!

Alkohol

Yap, alkohol adalah minuman bikin gemuk yang harus kamu hindari kalau kamu sedang berdiet. Karena minuman beralkohol tidak hanya meningkatkan kalori yang masuk ke dalam tubuh tapi juga memicu rasa lapar lebih cepat dari biasanya dan menghambat metabolisme dalam tubuh. Bahkan sebuah penelitian menyatakan kalau kandungan alkohol bisa memperlambat metabolisme kamu hingga hampir 73%.

Yang harus kamu tahu, dalam sekaleng bir tekandung 154 kalori dan dalam segelas martini terdapat 250 kalori. kebayang dong kalau kamu minum bergelas-gelas atau berkaleng-kaleng?

Tak hanya kandungan kalorinya, kandungan dalam alkohol ternyata juga menghambat hormon antidiuretik, yang biasanya akan mengirim beberapa cairan yang kamu konsumsi ke kandung kemih. Hasilnya, tentu saja kamu ingin buang air kecil terus.

Terdengar sepele bukan, tapi efeknya ternyata lebih besar lagi, karena sering buang air kecil tubuh akan kehilangan mineral yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan menyebabkan dehidrasi. Saat tubuh dehidrasi kamu tentu ingin mengembalikan stamina tubuh dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan yang kaya akan karbohidrat. Hal inilah yang akan menggagalkan diet kamu.

Nah, kalau kamu sudah tahu apa saja jenis minuman yang harus dihindari pada saat berdiet, kamu bisa memaksimalkannya dengan rutin berolahraga ya. Semoga dengan disiplin kamu bisa segera mendapatkan berat badan impianmu!

Regards

Your Nutritionist & Trainer

Alvin Hartanto