Susu Skim Vs Full Cream, Mana Lebih Membantu Turunkan Berat Badan?

Banyak orang yang memilih meminum susu untuk pelengkap kebutuhan nutrisi harian. Produk susu yang ada di pasaran pun sangat banyak jenisnya, dan dua yang paling terkenal secara umum adalah susu full cream dan susu skim.

Susu skim, umumnya mengandung lebih sedikit lemak dan tinggi kalsium sehingga banyak dipilih orang yang sedang dalam program diet pelangsingan tubuh. Namun berdasarkan penelitian terbaru, susu full cream sebenarnya juga bisa membantu penurunan berat badan. Bahkan sebuah studi juga menunjukkan orang yang minum susu full cream cenderung lebih banyak menurunkan berat badan dan risiko diabetes pun berkurang.

Saat diminum, susu full cream membuat pencernaan mengolah makanan lebih lama. Itu artinya kecepatan tubuh untuk mengosongkan lambung juga menjadi lebih lama. Artinya, perut akan terasa kenyang dan bertahan cukup panjang sehingga keinginan untuk makan jadi terkontrol.

“Ada penelitiannya, sudah terbukti. Susu ada kandungan protein yang nggak mudah dicerna. Artinya ada ‘ongkos’ untuk mengolah susu dalam pencernaan agar bisa diserap tubuh.

Lantas, bagi peminum susu yang sedang diet, perlukah mengganti susu skim dengan full cream? Jawabannya tergantung dari kebutuhan atau tujuan diet Anda sendiri. Nutritionist Kathleen Alleaume menjelaskan bahwa susu full cream merupakan sumber lemak jenuh, jenis lemak yang bertahun-tahun lamanya dianggap sebagai penyebab penyakit jantung dan kegemukan.

Namun lemak jenuh yang terdapat pada susu dan gorengan ternyata berbeda. Ada beberapa jenis lemak jenuh yang tidak meningkatkan LDL alias kolesterol jahat di dalam darah. Wanita yang juga menjadi peneliti olahraga ini mengatakan, sejumlah studi menunjukkan bahwa lemak jenuh yang terkandung dalam susu sebenarnya memiliki manfaat bagi kesehatan.

“Jika Anda membandingkan butter dan susu full cream, penelitian menunjukkan lemak yang diekstrak dari susu untuk membuat butter memang bisa meningkatkan LDL, tapi jika lemak masih berada di dalam susu, bersama kalsium dan proteinnya maka itu tidak (meningkatkan LDL -red),” tulis Kathleen.

MANA YANG HARUS DIPILIH, SUSU SKIM ATAU FULL CREAM?

Jika tujuan Anda adalah mengurangi asupan kalori, maka susu skim pilihan yang lebih tepat. Segelas susu full cream mengandung 10 gram lemak dan 176 kalori. Jauh lebih banyak ketimbang susu skim yang hanya dua gram bahkan 0 gram, dan 118 kalori. Selain itu susu skim juga umumnya lebih tinggi kalsium dan protein ketimbang susu biasa, kandungan gulanya juga lebih sedikit.

Namun karena lemaknya sudah dikurangi secara drastis, nutrisi yang bisa terserap tubuh lebih sedikit. Sebab lemak diperlukan untuk menyerap nutrisi dengan maksimal, terutama vitamin-vitamin yang larut air seperti D, A dan E. Lemak juga berfungsi memperlambat kinerja pencernaan yang membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Sejumlah studi menemukan bahwa ketika orang memangkas asupan lemak secara drastis dari makanannya, mereka cenderung akan mengonsumsi makanan berkalori tinggi, termasuk yang mengandung karbohidrat dan gula. Akibatnya risiko terkena diabetes pun lebih tinggi.

Jadi kesimpulannya, mengonsumsi susu skim dan full cream sebenarnya sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan terutama dalam penurunan berat badan. Ditambah lagi jika Anda sudah menjalani diet sehat seperti banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan, gandum utuh, nasi merah dan mengurangi makanan olahan pabrik, maka susu skim maupun full cream tidak akan memberi perbedaan yang berarti. Hanya saja jika memang ingin menurunkan berat badan dan mengurangi kalori lebih cepat, minum susu skim bisa dipertimbangkan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s