Apa Yang Terjadi Kepada Tubuh Ketika Stres?

Stres mungkin akan mengganggu seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari, karena merasa salah atau kamu sering menyalahkan diri sendiri. Namun sebenarnya apa yang terjadi kepada tubuh kamu ketika kamu sedang stres?

Saat marah, bagian otak hippocampus atau pusat kontrol autonom mulai bekerja untuk melepas hormon stres, seperti kortisol adrenalin dan noradrenalin. Hormon kortisol dan hormon stres lainnya memiliki peran yang penting dalam terjadinya stres. Hormon tersebut dapat membentuk tubuh bereaksi terhadap ancaman serta menaikkan tekanan darah yang menjadikan awal stres kamu.

Peningkatan hormon kortisol juga bisa menyebabkan otak menyusut dan menyebabkan hilangnya koneksi sinaptik antara neuron. Sementara bagian otak luar yang juga ikut menyusut akan berdampak pada sistem perilaku seperti konsentrasi, penilaian, interaksi sosial, dan pembuatan keputusan.

Kortisol juga menyebabkan hippocampus memproduksi lebih sedikit sel otak, yang membuat kemampuan belajar dan mengingat bisa menurun. Selain itu juga bisa menyebabkan masalah kesehatan mental.

 

Untuk mencegah dampak kortisol pada otak, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Misalnya saja dengan berolahraga dan meditasi. Kedua cara ini diyakini bisa membantu kamu menjadi lebih fokus terhadap sekitarnya dan meningkatkan ukuran hippocampus dan menajamkan daya ingat kamu.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s